Skripsi Teknik Geofisika
Estimasi Indeks Kerentanan Seismik Menggunakan Data Mikrotremor di Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala
Wilayah Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala merupakan salah satu wilayah terdampak gempabumi 28 september 2018, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai estimasi indeks kerentanan seismik meggunakan data mikrotremor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai indeks kerentanan seismik dan untuk memetakan sebaran indeks kerentanan seismik dengan analisis Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Analisis HVSR ini dilakukan untuk memperoleh nilai frekuensi natural (fo) dan faktor amplifikasi (A。) yang ditampilkan dalam bentuk kurva HVSR kemudian diolah dalam software geopsy. Perhitungan indeks kerentanan seismik menggunakan parameter (fo) dan (Ao), kemudian nilai perhitungan yang diperoleh berkisar 0,67 - 27,80. Hasil 21 titik pengukuran dipetakan menjadi 3 zona yaitu zona rendah, zona sedang dan zona tinggi yang tersebar di 4 Kelurahan, terdiri dari Kelurahan Labuan Bajo, Kelurahan Boya, Kelurahan Tanjung Batu dan Kelurahan Gunung Bale. Nilai (Kg) tertinggi didominasi di daerah pesisir pantai dan perbukitan yang berkisar 6,69 - 27,80. Hal ini menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki tingkat kerawanan seismik sesudah ancaman gempabumi.
Kata Kunci: Faktor Amplifikasi, Frekuensi Natural, Indeks Kerentanan Seismik, Metode Horizontal Vertikal Spectral Rasio, Mikrotremor
Tidak tersedia versi lain