Skripsi Teknik Geofisika
Relokasi Hiposenter Gempabumi Menggunakan Metode Double Difference Di Area Sulawesi
Ketidakpastian lokasi hiposenter menyebabkan masalah terbesar dalam analisis seismisitas, Hal ini disebabkan oleh lokasi hiposenter yang seringkali jauh dari dimensi patahan sumber gempabumi tersebut. Untuk itu dilakukan penelitian dengan judul Relokasi Hiposenter Gempabumi Menggunakan Metode Double Difference di Area Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi hiposenter sebelum dan sesudah relokasi dan menganalisis hubungan lokasi hiposenter dengan struktur geologi di wilayah tersebut. Data katalog arrival time gelombang P dan S diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu, periode Januari-Desember 2020 dengan kejadian sebanyak 675 kejadian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang berhasil direlokasi sebanyak 662 kejadian. Hasil relokasi menunjukkan perubahan episenter cenderung ke arah utara dan selatan, dan perubahan lokasi hiposenter tidak signifikan karena distribusi stasiun yang cukup rapat. Selain itu, hiposenter yang direlokasi menunjukkan korelasi yang baik dengan fitur-fitur geologi di wliayah tersebut.
Kata Kunci: Double Difference, Gempabumi, Hiposenter, Relokasi.
Tidak tersedia versi lain