Skripsi Farmasi
Brine shrimp lethality test (bslt) minyak atsiri dan hidrosol daun tembelekan (lantana camara l.)
Daun tembelekan (Lantana camara L.) memiliki kandungan minyak atsiri yang tersusun dari senyawa hidrokarbon, terpen dan tepenoid, serta memiliki berbagai aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Lethal Concentration 50 (LCso) pada minyak atsini dan hidrosol daun L. camara dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Isolasi minyak atsiri dan hidrosol dilakukan dengan menggunakan metode distilasi uap. Pengujian toksisitas minyak atsin daun L. camara menggunakan konsentrasi 50-800 pg/mL dan hidrosol menggunakan konsentrasi 1001600 pg/mL. Efek toksik dan’ minyak atsiri dan hidrosol ditentukan dari persentase mortalitas larva Artemia salina Leach. dengan menggunakan analisis probit untuk mendapatkan nilai LCso. Hasil penelitian diperoleh nilai LCso pada minyak atsin daun L. camara yaitu 99,30 pg/mL dan nilai LCso pada hidrosol yaitu 334,48 ppg/mL. Berdasarkan hasil yang diperoleh bahwa minyak atsin dan hidrosol daun L. camara memiliki sifat toksik terhadap larva A. salina karena memiliki nilai LCso< 1000 pg/mL dan memiliki potensi untuk diteliti lebih lanjut sebagai antikanker.
Kata kunci: Lantana camara L., daun, minyak atsiri, hidrosol, BSLT
Tidak tersedia versi lain