Skripsi Statistik
Penerapan Algoritma K-Means++ Dalam Mengelompokkan Kabupaten/Kota Di Pulau Sulawesi Berdasarkan Hasil Produksi Perkebunan
Pulau Sulawesi adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki keunggulan
hasil produksi perkebunan. Beberapa hasil produksi perkebunan yang ada di Pulau
Sulawesi yaitu produksi cabai rawit, tomat, kangkung, durian, mangga dan rambutan.
Perkebunan memiliki peranan penting dalam peningkatan ekonomi di Indonesia,
untuk mengoptimalkan dan mengembangkan sektor perekonomian, serta membantu
pemerintah dalam mengembangkan sektor perkebunan di setiap daerah, sehingga
penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengelompokan Kabupaten/Kota di Pulau
Sulawesi berdasarkan hasil produksi perkebunan. Salah satu metode
pengelompokkan yang dapat digunakan yaitu metode clustering K-Means. Namun KMeans memiliki permasalahan dalam hal kecepatan penentuan pusat cluster, hal ini
dapat disempurnakan dengan menggunakan algoritma K-Means++. Hasil penelitian
ini diperoleh 5 pengelompokan Kabupaten/Kota di Pulau Sulawesi yang terbentuk
berdasarkan hasil produksi perkebunan yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah,
dan sangat rendah dengan nilai coefficient silhouette sebesar 0,61 yang menandakan
hasil cluster telah sesuai.
Kata Kunci : K-Means++, Analisis Cluster, Metode Elbow, Silhouette Coefficient, Perkebunan
Tidak tersedia versi lain