Skripsi Statistik
Pengelompokkan Provinsi Di Indonesia Berdasarkan Variabel Penyakit Menular Menggunakan Metode Hybrid Mutual Clustering
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sangat dipengaruhi oleh kesehatan,
khususnya penyakit menular yang meningkatkan kesakitan dan kematian. WHO
mencatat penyakit seperti tuberkulosis, diare, dan HIV/AIDS sebagai penyebab
utama kematian di negara berpenghasilan menengah ke bawah, termasuk Indonesia.
Faktor seperti pertumbuhan penduduk dan keterbatasan infrastruktur kesehatan
memperparah masalah ini. Penelitian ini menggunakan metode Hybrid Mutual
Clustering untuk mengelompokkan Provinsi di Indonesia berdasarkan variabel
penyakit menular. Metode hybrid ialah penggabungan antara metode hierarki dan
non hierarki (k-means) dimana pada pengelompokkan hierarki metode average
linkage ditemukan sebagai metode terbaik dengan koefisien korelasi cophenetic
terbesar diantara metode linkage lainnya yaitu sebesar 0.9723. Hasil penelitian ini,
lima clusterterbentuk: Cluster 1 (24 provinsi) dengan penyebaran penyakit menular
tinggi, Cluster 2 (4 provinsi) dengan penyebaran penyakit menular rendah, Cluster
3 (2 provinsi) dengan penyebaran penyakit menular sangat rendah, Cluster 4 (3
provinsi) dengan penyebaran penyakit menular sangat tinggi, dan Cluster 5 (1
provinsi) dengan penyebaran penyakit menular sedang. Penelitian ini menyoroti
perlunya intervensi khusus berdasarkan karakteristik tiap cluster.
Kata Kunci : Hybrid Mutual Clustering, Average Linkage, cophenetic, K-means, Penyakit menular.
Tidak tersedia versi lain