Skripsi Statistik
Pengelompokan Kabupaten/Kota Di Provinsi Sulawesi Tengah Berdasarkan Indikator Kemiskinan Menggunakan Fuzzy Geographically Weighted Clustering-Artificial Bee Colony
Kemiskinan merupakan masalah utama yang menjadi fokus perhatian pemerintah
di Indonesia. Secara umum kemiskinan adalah ketidaksanggupan seseorang untuk
memenuhi kebutuhan dasar standar atas setiap aspek kehidupan. Analisis cluster
merupakan solusi untuk memetakan masalah tersebut. Fuzzy Geographically
Weighted Clustering-Artificial Bee Colony (FGWC-ABC) adalah salah satu
metode clustering yang merupakan integrasi dari metode fuzzy clustering klasik
dan unsur geodemografi. Artificial Bee Colony merupakan algoritma
metaheuristik yang digunakan sebagai optimasi global untuk meningkatkan
akurasi cluster. Artificial Bee Colony dapat memecahkan secara efisien dan efektif
berbagai masalah fungsi optimasi dalam berbagai kasus. Hasil penelitian
diperoleh 3 cluster optimum dengan karakteristik setiap cluster yang relatif
berbeda berdasarkan indikator kemiskinan. Cluster 1 dengan kemiskinan rendah,
cluster 2 dengan kemiskinan tinggi, dan cluster 3 dengan kemiskinan sedang.
Kata Kunci: Analisis Cluster, Fuzzy Geographically Weighted ClusteringArtificial Bee Colony, Kemiskinan.
Tidak tersedia versi lain