Skripsi Statistik
Perbandingan Metode Fuzzy C-Means Dan Fuzzy C-Shell Clustering Pada Kabupaten/Kota Di Pulau Sulawesi Berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu indikator yang
penting dalam melihat sisi lain dalam pembangunan. IPM digunakan untuk
mengukur keberhasilan dalam upaya pembangunan kualitas hidup manusia
(Masyarakat/Penduduk). Berbagai metode dalam Fuzzy Clustering di antaranya
Fuzzy C-Means Clustering (FCM) dan Fuzzy C-Shell Clustering (FCS). FCM
adalah pengembangan dari K-Mean dengan menggunakan pembobotan Fuzzy,
sedangkan FCS menggunakan pengelompokkan yang bersifat geometris,
khususnya menggunakan bentuk lingkaran dan elips. Kelompok terbaik
ditentukan menggunakan Silhoutte Coeficient sehingga diperoleh metode terbaik
Fuzzy C-Shell dengan menggunakan WSS (Within Sumsquare). Hasil cluster
analisisFuzzy C-Shell membentuk anggota cluster 1 sebanyak 16 Kabupaten/Kota,
cluster 2 sebanyak 24 Kabupaten/Kota, cluster 3 sebanyak 21 Kabupaten/Kota,
dan cluster 4 sebanyak 20 Kabupaten/Kota dengan karakteristik setiap cluster
yang berbeda-beda berdasarkan indeks pembangunan manusia.
Kata Kunci: Fuzzy C-Means Clustering, Fuzzy C-Shell Clustering, Silhouette Coeficient, Indeks Pembangunan Manusia.
Tidak tersedia versi lain